
GAS yang ramah lingkungan dan menguntungkan, sungguh unik bukan?
gimana tidak unik, karena gas ini tidak menghabiskan hasil bumi malah membuat bumi kita lebih baik kerana gas yang unik ini dibuat dari tahi sapi.
Gas metan yang keluar dari tahi atau kotoran sapi-sapi tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik, paling tidak bagi keperluan sendiri dan lingkungan sekitarnya. “Ini pertama kalinya suatu pembangkit berbasis peternakan telah menawarkan bagi konsumen suatu pilihan yang bisa diperbaharui,” ujar Steve Costello dari Central Vermont Public Service Corp.
Bagaimana sebenarnya proses pembangkit listrik tahi sapi ini?
Secara garis besar, prosesnya dimulai dari kotoran sapi yang dipanaskan sehingga menghasilkan gas metan ketika terurai, proses ini membutuhkan waktu sekitar tiga minggu. Gas tersebut kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk menjalankan generator, yang mengalirkan listrik ke jala-jala energi ini.
Sementara operasional pembangkit listrik ini memerlukan kotoran sapi yang tidak sedikit, namun untuk memulai proyek ini tidaklah murah, mengubah metan menjadi listrik memerlukan peralatan yang mahal. Biaya untuk menjalankan proyek pembangkit listrik di Audets saja bisa mencapai sekitar US$1,2 juta, itu pun setengahnya ditutupi oleh negara bagian dan hibah dari pemerintah federal.
Walaupun demikian, hasil studi menunjukkan bahwa kotoran sapi merupakan sumber energi yang menjanjikan. Suatu saat akan menjadi sumber yang berguna untuk menopang energi bagi negara-negara berkembang.
Menurut taksiran Farm Bureau, sebuah pabrik susu sapi dengan jumlah sapi 1.500 ekor bisa menghasilkan hingga 1 megawatt listrik, ini cukup untuk keperluan energi 1.000 rumah. Sementara studi yang dilakukan Federasi Pabrik Susu Washington, menyebutkan limbah dari ternak sapi perah dalam satu desa bisa membangkitkan listrik hingga 10 megawatt, cukup untuk menerangi 8.000 rumah.
Membangkitkan listrik dari kotoran sapi memiliki keuntungan lain. Di antaranya, mengekstrak gas dari kotoran ruminansia ini bisa menghilangkan baunya yang menyengat hingga 90 persen. Kotoran yang telah ’dimasak’ juga bisa digunakan sebagai alas tidur bagi hewan dan bermanfaat sebagai kompos.
UNik dan menjanjikan inilah bisnis gas tahi sapi,,,,
semoga informasi dari saya bisa berguna dan menginspirasikan teman sekalian bahwa kita harus selalu pandai memanfaatkan apa yang ada. sekian dan terima kasih.
Hartino W

0 komentar:
Posting Komentar